Selasa, 03 Januari 2012

ISMAFARSI

Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) yang pada awalnya dikenal dengan MAFARSI merupakan organisasi yang didirikan pada tangal 22 Desember 1955, di Kaliurang – Yogyakarta. Kelahiran organisasi ini dilandasi oleh kesadaran bahwa mahasiswa farmasi Indonesia perlu menjalin komunikasi untuk memecahkan permasalahan yang ada.

Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), pada saat itu mempunyai masalah yang sama (Farmasi UGM pada tahun 50-an merupakan bagian dari Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi ITB yang terbagi atas jurusan riset dan jurusan apoteker, merupakan bagian dari Fakultas Teknik). Hal tersebutlah yang kemudian dianggap menimbulkan berbagai masalah. Mahasiswa farmasi UGM maupun ITB akhirnya sepakat untuk mendirikan MAFARSI yang saat itu merupakan suatu organisasi mahasiswa intra universitas profesional pertama dan satu-satunya yang ada di Indonesia. Terpilih sebagai ketua adalah Purnomo Singgih (UGM) dan Midian Sirait (ITB), sedangkan tokoh-tokoh mahasiswa lainnya yang ikut terlibat diantaranya adalah Marisi P,Sihombing, Sunarto Prawirosujanto, Djasman, Sulastomo, Sardjoko dan lain-lain.

Pada masa awal berdirinya kegiatan MAFARSI berkisar pada perjuangan untuk menyempurnakan kurikulum disamping kegiatan rutin kemahasiswaan seperti diskusi, simposium, pengadaan diktat dan lain-lain. Tetapi pada tahap berikutnya, MAFARSI dipercaya terlibat dalam penyusunan Undang-undang (UU). Pokok Kesehatan dan UU Pokok Farmasi. Atas perjuangan MAFARSI, maka para pimpinan perguruan tinggi farmasi ITB dan UGM mengadakan pertemuan untuk mengambil langkah penyesuaian terhadap kurikulum masing-masing. Konsep Bachaloreat yang mendahulukan jenjang Apoteker, baru kemudian jenjang sarjana diubah menjadi sebaliknya. Sementara kedudukan mahasiswa di ikatan Apoteker Indonesia diperjelas dengan sistem perwakilan dari MAFARSI. Tahun 1970, MAFARSI kembali mengadakan kongres dan memilih Ilham Indradjaja sebagai Sekjen. Kemudian pada periode ini kenggotaan MAFARSI merupakan lembaga Kemahasiswaan di tiap Institut Farmasi, tidak lagi bersifat personal.

Pada tanggal 10 -19 Oktober di BukitTinggi tercatat peristiwa penting bagi MAFARSI dengan pergantian nama menjadi ISMAFARSI. Hal ini sebagai akibat kebijaksanaan pemerintah tentang penataan kembali kehidupan kampus, yaitu melalui Instruksi Dirjen Dikti Nomor : 002 / Int / Dj / 1978, SK Mendikbud Nomor : 0230 / J / 1979, dan peraturan pemerintah Nomor : 5 tahun 1980. Dalam kongres terakhir MAFARSI atau Munas (Musyawarah Nasional) I ISMAFARSI terpilih Tjeptjep Syaifulrahman sebagai Sekjen. Selanjutnya dalam Munas II terpilih Pandaan Suharno sebagai Sekjen yang karena tidak dapat aktif diganti oleh Muhammad Yamin hingga berlangsungnya Munas III terpilih Paul Tetoprastawa (UGM) sebagai Sekjen. Banyak perubahan – perubahan yang dilakukan pada MUNAS III ISMAFARSI tersebut, diantaranya adalah pembentukan koordinator wilayah yang dibagi menjadi empat Korwil. Kemudian pada tahun 1990 diadakan Munas IV. Munas V di Surabaya pada tahun 1992, Munas VI diadakan di Padang. Pada tanggal 25 – 28 Mei 1998 Munas VII diselenggarakan di Ujung Pandang. Sejarah ISMAFARSI pun mencatat Munas Luar Biasa (Munaslub) I ISMAFARSI pada September 1998 di Yogyakarta dimana wakil Sekjen Ismiyati mengundurkan diri dan digantikan oleh Ahmad Subagiyo (UI).

Pada masa itu, Sidang Pleno Rakernas IV yang berlangsung di Yogyakarta pada bulan November 1998 merekomendasikan Dies Natalis ISMAFARSI untuk diadakan bersamaan pada setiap kegiatan Pimfi (Pekan Ilmiah Mahasiswa Farmasi) yang diawali pada Pimfi 1999 di Surabaya, serta pembentukan Koordinator wilayah untuk meningkatkan efisiensi kinerja organisasi dan mutu Sumber Daya Manusia ISMAFARSI di masa mendatang. Pada kegiatan pekan ilmiah mahasiswa farmasi 1999 di Surabaya, pada September 1999 diselenggarakan pula Munaslub II ISMAFARSI yang menetapkan dan mengesahkan Keanggotaan dari SMF Farmasi Univesitas Setia Budi Surakarta dan SMF Farmasi Universitas Ahmad Dahlan.

Selanjutnya pada Pekan Ilmiah Nasional (PIN) VII dan Musyawarah Nasional (Munas) VIII di UI, Depok tanggal 24 – 29 September 2000 terpilih sebagai sekjen ISMAFARSI adalah Rahmat Saleh (Universitas Pancasila).Pada PIN VIII dan MUNAS ISMAFARSI VIII ini menetapkan dan mengesahkan keanggotaan dari universitas Jenderal Ahmad Yani, Universitas Sanata Darma Yogyakarta, serta Universitas Prof. Hamka . Dan yang kembalinya UGM dalam ISMAFARSI setelah sekian waktu tidak dapat mengikuti kegiatan ISMAFARSI. Selanjutnya pada program kerja periode ini , antara lain: Rakernas V ISMAFARSI di UNAIR bulan Maret 2001, PIMFI ISMAFARSI di UGM bulan September 2001 dan PraMunas IX dan Temu Mahasiswa Farmasi di UNPAD pada Februari 2002. selanjutnya Munas IX tanggal 8 – 13 September 2002 di Universitas Andalas – Padang. Munas IX di Padang menyusun agenda kerja yaitu ; Rakernas di ISTN - Jakarta, PIMFI di UNAIR – Surabaya, Pramunas di UII – Jogjakarta, serta MUNAS X di UNHAS – Makasar.

Dalam sejarah ISMAFARSI tercatat beberapa kali diselenggarakan Munaslub. Munaslub I – September 2001 di Jogjakarta, dimana pertama kali konstitusi ISMAFARSI yang telah diamandemenkan dan dihasilkan pada saat PIN VII dan Munas VIII tidak dapat terselsaikan , sehingga ISMAFARSI periode 2000 – 2002 ini harus kembali pada konstitusi lama sebagai landasan hukumnya dan juga sebagai pedoman kerja periode ini. Hal ini secara terpaksa disepakati oleh seluruh peserta PIMFI saat itu. karena tidak mungkin organisasi berjalan tampa landasan hukum yang jelas dan benar. Pada akhirnya digunakan konstitusi periode 1998 – 2000 sebagai arah dan pedoman kerja ISMAFARSI dan Munaslub 1 ini juga menetapkan dan mengesahkan keanggotaan Sekolah Tinggi farmasi Bandung.

Sebagai perwujudan pengembangan jalinan kerjasama yang lebih luas, ISMAFARSI-pun mulai menjalin hubungan kerjasama dengan Organisasi regional–Internasional. ISMAFARSI mulai menjalin hubungan kerjasama dengan International Pharmaceutical Students' Federation (IPSF).

Pada Munas X di Universitas Hasanudin Makasar terpilih saudara Mei Eko Hermanto sebagai Sekjen ISMAFARSI untuk periode 2004 -2006. Agenda 2 tahun kedepan juga dihasilkan pada Munas ini, Rakernas diadakan di Universitas Pakuan Bogor, Pimfi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Pramunas di Universitas Ahmad Yani Bandung, dan Munas ke XI di Universitas Muhammadiah Surakarta. Dalam kepengurusan Eko terdapat beberapa agenda yang besar salah satunya adanya aksi masa secara nasional menyangkut kebijakan pemerintah dalam hal pelantikan Ketua Badan POM, yang dinilai cacat hukum. Hasil dari aksi ini, Ismafarsi diundang oleh komisi II DPR untuk berdiskusi terkait masalah tersebut.

Pada Munas XI terpilih sebagai sekjend yaitu Yani Novi Rinjayaningsih dan dipilih sebagai tuan rumah RAKERNAS IX adalah USU (Medan), PIMFI di ITB (Bandung), Pramunas XII di UNAND (Padang), dan MUNAS XII di Universitas Pancasila (UP). Pada periode ini ISMAFARSI kembali di angkat menjadi Full Member (FM) dari International Pharmaceutical Students' Federation (IPSF), hal ini menjadi langkah awal bagi ISMAFARSI untuk kembali menunjukkan gaungnya di kancah Internasional.

Pada 18 Juli 2008 kembali diadakan Munas XII dan berhasil memilih Joko Rinanto dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA sebagai sekretasis jendral ISMAFARSI untuk periode 2008-2010 dan megesahkan RAKERNAS di UI (Depok), UNPAD (Bandung) sebagai tuan rumah PIMFI, PRAMUNAS XIII di UII (Jogjakarta), serta MUNAS XIII di UMI (Makassar). Pada periode ini ISMAFARSI dihadapkan kepada agenda implementasi dan diusahakannya peraturan pendukung atas konsekuensi disahkannya PP 51 Tahun 2009 dan Polemik terkait judiview review atas disahkannya UU Kesehatan No.36 Tahun 2009. Selain itu ISMAFARSI mendapatkan undangan oleh F-PKS di DPR RI untuk turut serta dalam pembahasan RUU-JPH. Di akhir periode kepengurusannya ISMAFARSI periode ini sempat menggalang kerjasama IOMS yang telah dimulai secara bilateral dengan mahasiswa kedokteran dan akhirnya menghimpun IOMS dari keperawatan, kesmas dan JMKI.

Pada Munas XIII di Makassar terpilih Sekjend yang baru, Redho Meisudi yang berasal dari Universitas Indonesia dan berhasil disahkannya struktur baru yaitu Dewan Pembina yang baranggotakan beberapa orang ex-officio kepengurusan sebelumnya dan perwakilan dari Ikatan apoteker Indonesia (IAI) sebagai upaya untuk mewujudkan terjadinya sinergitas antara kader, pengurus, alumni dan Ikatan Profesi. Selain itu disahkan pula STIKes BTH (Tasikmalaya) sebagai tuan rumah RAKERNAS XI, UNAIR (Surabaya) sebagai tuan rumah PIMFI, UNHAS (Makassar) sebagai tuan rumah PRAMUNAS XIV dan UNAND (Padang) sebagai tuan rumah MUNAS XIV.

copyright : www.ismafarsi.org

JAMBI part one

hei ho .. masih ingatkah yang aku cerita kalo aku dan rekan sejawat mau pergi ke suatu tempat ?
yap .. kami beberapa hari yang lalu itu pergi ke Jambi . ngapain ???
haha .. jadi gini ceritanya .

aku ini merupakan seorang mahasiswi farmasi di salah satu universitas yang ada di indonesia ini (yaelah bahasanya) . jadi , di farmasi ini ada satu organisasi yang dikenal dengan ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) . dimana salah satu event dari ISMAFARSI ini yaitu yang aku dan rekan sejawat ikuti : LKMMF I dan LKMMF II
dimana nantinya akan nyambung lagi ke LKMMF III . selain LKMMF masih ada event - event lainnya yang sudah dan akan diangkatkan oleh ISMAFARSI ini .

timbul pertanyaan , apa sih tu ISMAFARSI ??
Ismafarsi adalah organisasi yang beranggotakan lembaga mahasiswa farmasi strata satu (S1) perguruan tinggi di indoneisa ditetapkan dalam Munas atau Sidang khusus penetapan anggota yang dilaksanakan dalam setiap kegiatan nasional ISMAFARSI. Organisasi ini bertujuna ikut serta aktif mewujudkan mahasiswa farmasi yang bertanggung jawab, sadar, dan mampu dalam menjunjung tnggi norma dan etika profesi farmasi.

Ismafarsi terdiri atas 8 wilayah yang salah satunya adalah wilayah Sumatera II yang terdiri atas 5 komisariat yaitu Farmasi Universitas Andalas, Sekolah Tinggi Farmasi Yayasan Perintis Padang (STIFI Perintis Padang), Sekolah Tinggi Farmasi Taman Siswa Padang (STIFARM Padang), Sekolah Tinggi Farmasi Riau (STIFAR Riau), dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi (STIKES HI). Serta 2 peninjau yaitu Universitas Kader Bangsa Palembang, dan STIFI BP Palembang.



nah , pertanyaan lainnya lagi nih, apa sih tu LKMMF ?
kok bisa ada banyak banget yak sampe tiga segala ?
jadi, LKMMF itu merupakan singkatan dari Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Farmasi yang merupakan salah satu event Ismafarsi tingkat wilayah, yang diadakan sebagai tempat pelatihan bagi mahasiswa Farmasi untuk mampu menjadi pemimpin yang disiplin, berani, kritis, bijaksana dan bertanggung jawab serta mampu mengabdikan dirinya pada masyarakat dalam dunia kesehatan dan kefarmasian khususnya.

Dalam hal ini, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES HI Jambi, berkesempatan menjadi tuan rumah Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Farmasi II dan Memperingati HUT ISMAFARSI Ke – 56.

gimana , udah jelas kan apa itu ISMAFARSI dan apa itu LKMMF ?
kalo mau tau lebih lanjut, bisa dilihat infonya di www.ismafarsi.org
sekarang kembali ke cerita awal .

ini dia kisah kami di JAMBI ..
hihihihihi ..

tanggal 27 desember sore yang lalu, kami berangkat ke Jambi menggunakan JATRA (Jambi Transport) dan tiba di Jambi dengan selamat pada ke esokan harinya .

Jambi, 28 Desember 2011
setibanya di Jambi, kami menunggu di depan kampus Stikes HI Jambi, karena kami yang datang kepagian dan di luar jadwal acara, sehingga panitia dari Stikes HI Jambi harus mencarikan tempat istirahat sementara untuk kami terlebih dahulu.

setelah menunggu cukup lama , akhirnya kami pun di boyong panitia ke suatu tempat yang kata senior saya tempat ini merupakan mess dosen yang mengajar di Stikes HI Jambi . serta merta setelah sampai di mess , kami pun sibuk memilih kamar dan bersegera mungkin untuk dapat mandi , karena tubuh kami udah pada bauk semua . hahaha
* yaiyalah , udah semalaman di perjalanan .. gimana ga bauk coba ..

setelah semua selesai berberes , kami pun mulai siap-siap buat main-main keliling kota jambi.
actually , kami main-main ke mall doang. haha .. berhubung kami gak punya kendaraan dan gak tau jalanan di jambi , maka panitia pun menyewakan sebuah angkot untuk dapat kami tumpangi hingga ke mall tujuan kami yaitu WTC .
* makasih ya panitia Stikes HI Jambi , kami seneng deh .. hehe .. TOP

sesampainya di WTC , kami pun mulai mencar .. ada yang kesana .. ada yang kesini ..
dan aku kemana cobaaa ??
hahah .. aku dan 2 temanku (atik dan nelfa) main ke Amazone ..
zona pertama yang kami pantengi yaitu bom-bom car . awalnya aku nantang si atik buat duel . dengan PD nya aku bilang ke atik kalo aku bakalan nabrakin dia di arena nati . tapi ternyata ...
hahahah .. ternyata mainin stir nya susah gilaaaak .. aku malah muter-muter doang naikin tu bom-bom car .
ngeliat tingkah aku yang aneh itu , langsung deh abang-abang penjaganya ngacir ke dalam mobil aku, trus dia yang jadinya ngemudiin mobil aku .. ngeliat kesempatan ini, langsung aja aku bilang ke abang itu buat nabrak mobilnya si atik . hahahaha .. alhasil kami saling tabrak-tabrakan deh .. terpelanting kesana-kemari akunya .. hahahahahaha ..

oke .. abis main bom-bom car , kami lanjutkan petualangan buat karaokean . terus abis karaokean kami coba main sepeda . * ini games yang bikin aku keringatan
terus kami main permainan yang lainnya . finally si atik dan si nelfa dapet kartu hadiah yang puanjaaaang banget . trus kami tukerin dan kami masing-masing nya dapet pena yang imuut .
hihihihihihihi ..


setelah puas di amazone , kami pun bergabung dengan rekan yang lainnya yang emang udah janjian buat ketemuan di lantai dasar . jadi ternyata di sebelah WTC itu ada sungai . nama sungai nya sungai batang hari .. wiiihh .. beauty euuiii ...
jadi kami jalan-jalan deh di sekitar sungai batanghari ..
daaann , seorang teman aku *baca noris beberapa hari yang lalu itu ultah .
jadinya kami dapet donat J-Co deh .. hehehe ..
asiiik ^^


nah , abis main-main di tepi sungai kami pun masuk lagi ke dalam WTC .
soalnya kami ada jadwal nonton jam 19.00 malam . dan film yang kami tonton itu berjudul "Hafalan Shalat Delisa" ..
serru lo filmnya . asiik . banyak nilai yang bisa di ambil dari film ini .
dan pasca nonton , kami pun di jemput kembali oleh panitia dengan sebuah angkot yang telah di sewa tentunya ..
* sekali lagi .. makasih ya panitia :D

- bersambung -

Senin, 26 Desember 2011

ternyata tanggal 27 itu hari selasa ??

nah lo .. tu kan .. aku emang hobi banget ya .. hobiiiiiiii banget lupa ..
* bisa-bisanya lupa di jadiin hobi . ckckckck , dahsyat .

jadi gini ceritanya ...
rencananya aku dan rekan sejawat (ceile bahasanya , haha) akan berangkat ke suatu tempat, tepatnya tanggal 27 sore . daaan kesalahan ku adalah ...... aku gak tau kalo tanggal 27 itu hari selasa . yang ada di fikiranku itu ya tanggal 27 itu hari rabu . gak tau tu dari mana datangnya pemahaman aku yang satu ini . (gak penting banget de)

jadi, apa masalahnya sih kalo tanggal 27 itu ternyata hari selasa, bukannya hari rabu seperti apa yang aku fikirin ? hemm.. masalahnya gadak sih .. hahahahaha .. aku cuma mau ngasih tau doang kalo ternyata tanggal 27 itu hari selasa lo teman-teman.. bukan hari rabu ..
* yaelah. itu mau ngasih tau yang laen apa ngasih tau diri sendirii ? hahha

yowes . pokoknya besyukur banget aku gak terjebak dalam pemikiran aku sendiri yang beberapa hari ini selalu berfikir kalo tanggal 27 itu hari rabu .. fiuhhh lega dee ..
alhamdulillah aku masih diberi pencerahan ..
kalo sampe aku gak nyadar juga .. beeeeeeeeehhh .. bisa berabe bah .. bahaya beneerr ..
* gak bisa ngebayangin dah .. (sebenarnya biasa aja deng)

yodah deh . cuma mau bilang itu doang ..
jadi intinya , musti lebih teliti lagi nih .. bisa bahaya kalo ini sampe terjadi lagi ..
Gawaaaaat .... * sok histeris

jangan sampe teman-teman seperti aku ya ..
* jangan ditiru di rumah ..
okee
hahahahahha

Orientasi maba ?

Saat pertama kalinya kita memasuki dunia perkuliahan, ada satu kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya, yakni kegiatan orientasi mahasiswa baru (maba). Adapun tujuan utama dari kegiatan ini yakni untuk memperkenalakan dunia perkuliahan pada para siswa yang sebentar lagi akan berubah title menjadi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar para mahasiswa baru dapat mengetahui seluk-beluk atau daerah-daerah yang ada di kampus.

Tapi ada satu masalah yang terjadi disini. Dimana kegiatan yang harusnya menjadi kegiatan yang positif, namun dapat menadi satu kegiatan yang menjadi “momok” bagi mahasiswa baru. Kenapa ?

Karena pada banyak kasus kegiatan orientasi di perguruan tinggi yang kita temui sekarang ini, ada tindak kekerasan yang terjadi saat kegiatan ini berlangsung. Hal ini sudah pernah terekspose di media, dimana pada saat itu ada seorang mahasiswa baru yang meninggal karena tindak kekerasan yang diterimanya dari seniornya. Dan sejak kejadian itu terekspose, maka ada beberapa perguruan tinggi yang sudah mulai meniadakan kegiatan orientasi ini. Namun tak sedikit pula yang masih melaksanakan kegiatan orientasi ini, namun tindak kekerasan sangat-sangat dilarang saat kegiatan ini berlangsung.

Jika kegiatan orientasi ini dapat dijalankan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, maka saya rasa kegiatan ini tak akan menjadi “momok” lagi bagi para mahasiswa baru. Dan saya yakin, jika cara ataupun metode yang di gunakan dalam kegiatan ini dapat dirubah menjadi satu kegiatan yang menarik, maka para mahasiswa baru pun akan menjadi semangat untuk mengikuti kegiatan ini dengan suka cita tanpa ada rasa beban maupun paksaan.

Karena sesungguhnya kegiatan ini sangatlah menarik dan banyak memberikan manfaat bagi para mahasiswa baru.

Universitas Hijau … waaww…

Universitas Andalas. Apa yang anda fikirkan saat mendengarnya ??

- Berbukit

- Di atas

- Jauh

- Limau manis

- Dan hijaauuu….

Dan masih banyak lagi hal yang terlintas di fikiran kita jika mendengar kalimat Universitas Andalas.

Namun sekarang saya mau membahas tentang hal yang trakhir, yakni hijau. Kampus hijau. Itulah kampus kita, yakni kampus Universiatas Andalas. Kenapa kampus kita dikatakan kampus hijau ?? bukan kampus merah, kuning, biru, ataupun warna-wrna yang lainnya ?? Apakah karena almamater kita berwarna hijau maka kampus kita pun dikatakan sebagai kampus yang hijau ?? sungguh saya pun masih bertanya-tanya mengapa kampus kita ini dikatakan sebagai kampus hijiau.

Namun menurut pemikiran saya, kampus kita bisa dikatakan sebagai kampus hijau, karena keadaan kampus kita yang berada di atas bukit dan banyaknya pepohonan rimbun yang tumbuh di sekeliling wilayah kampus kita, hingga akhirnya kampus kita ini dikatakan sebagai kampus hijua.

Tak hanya di kampus Unand, di kampus-kampus lainpun banyak terdapat pepohonan yang rimbun, namun mengapa kampus tersebut tidak dijuluki sebagai kampus hijau ?? nahhh.. kenapa ya ?? saya pun bingung kenapa. Hehe..

Oke. Keluar dari masalah julukan kampus hijau, baiknya kita mulai membahas tentang keuntungan yang akan kita dapatkan dari HIJAU nya kampus kita ini. Tak hanya kita yang akan mendapatkan keuntungan dari hijau nya kampus kita ini. Namun provinsi, negara, dunia, bahkan bumi ini akan mendapatkan efek dari “Hijau” ini.

Jika kita dapat merawat dan melestarikannya, maka itu berarti kita telah ikut serta dalam menjaga dan merawat bumi kita ini. Karena kita tau bahwa kondisi bumi kita sedang kritis. Global warming, telah mengubah banyak hal. Akan terjadi berbagai hal yang tak kita inginkan jika kita membiarkan Global Warming begitu saja. Maka hendaknya dengan sudah “Hijau” nya kampus kita, hendaknya kita dapat menjaga dan merawatnya agar ia tetap “hijau”.